Appearance
Kontak & Percakapan
TESHA secara otomatis membangun database kontak dan thread percakapan dari pesan masuk yang diterima melalui webhook Meta. Tidak ada impor manual kontak yang diperlukan — data pelanggan terbentuk secara natural dari interaksi.
Cara kerja database kontak
Pembentukan kontak otomatis
Ketika pelanggan pertama kali mengirim pesan ke nomor WhatsApp Business Anda:
- TESHA menerima notifikasi pesan masuk dari Meta.
- Sistem mengekstrak informasi pelanggan (nomor WhatsApp, nama jika tersedia).
- Data pelanggan disimpan di database kontak.
- Thread percakapan dibuat untuk melacak interaksi dengan pelanggan tersebut.
Update kontak
Setiap kali pelanggan mengirim pesan baru, data kontak diperbarui:
- Waktu terakhir interaksi diperbarui.
- Nama atau informasi tambahan diperbarui jika tersedia.
- Thread percakapan ditambahkan dengan pesan baru.
Thread percakapan
Setiap pelanggan memiliki satu thread percakapan yang berisi seluruh riwayat pesan — baik pesan masuk dari pelanggan maupun balasan dari operator atau sistem.
Thread percakapan memungkinkan:
- Melihat konteks lengkap sebelum membalas.
- Melacak status setiap pesan (terkirim, terdeliver, dibaca, gagal).
- Memahami riwayat interaksi dengan pelanggan.
Batasan penting
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Data pelanggan | Terbatas pada informasi yang dikirimkan Meta (biasanya nomor dan nama WhatsApp) |
| Database kontak | Tidak bisa diedit atau diimpor secara manual — terbentuk otomatis dari interaksi |
| Thread | Hanya mencakup pesan yang diproses oleh TESHA — pesan sebelum akun terhubung tidak tersedia |
Jika kontak tidak muncul di CS Dashboard
- Pastikan webhook berfungsi — cek apakah ada pesan masuk yang tercatat di Message Log.
- Pastikan akun WhatsApp Business aktif.
- Jika pelanggan baru mengirim pesan pertama kali, kontak mungkin muncul dengan sedikit delay karena proses asynchronous.
Halaman terkait
- CS Dashboard — Menanggapi percakapan dari kontak yang aktif.
- Message Log — Melacak jejak pesan masuk dan keluar.